PEKANBARU – Suasana penuh semangat dan kepedulian menyelimuti halaman SMAN 12 Pekanbaru pada perayaan hari jadinya yang ke-20. Namun, ada yang berbeda dalam peringatan milad kali ini. Selain kemeriahan perayaan sekolah, komunitas Penari Lintas Community (PLC) turut serta ambil bagian melalui aksi kemanusiaan berupa donor darah.
Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Hari Kartini ini menjadi bukti nyata bahwa semangat perjuangan dan kepedulian sosial masih kental mengalir di nadi masyarakat, khususnya bagi para member komunitas pecinta otomotif ini.
Perayaan Milad ke-20 SMAN 12 Pekanbaru tahun ini mengusung tema sinergi dan bakti. Kehadiran PLC Pekanbaru dalam acara tersebut memberikan warna tersendiri. Mengambil semangat Hari Kartini yang identik dengan pengabdian dan kasih sayang, PLC memilih untuk menyalurkan bantuan dalam bentuk yang paling mendasar namun sangat dibutuhkan: setetes darah untuk sesama.
Wakil Ketua PLC Pekanbaru, Didii Firman—yang lebih akrab disapa dengan panggilan kesayangan Om Jodi Tanjung di dalam grup dan keseharian komunitas—melaporkan bahwa antusiasme member PLC Pekanbaru sangat tinggi.
“Kami ingin momen ulang tahun SMAN 12 yang ke-20 ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi stok darah di Pekanbaru. Ini adalah bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan dan komunitas sosial,” ujar Om Jodi Tanjung dalam laporannya.
Ketua PLC Pekanbaru Turun Langsung
Tidak hanya sekadar menginstruksikan anggota, Ketua PLC Pekanbaru, M. Yunus, menunjukkan dedikasinya dengan turun langsung ke lokasi dan menjadi salah satu pendonor pertama dari PLC Pekanbaru. Kehadiran sosok nomor satu di PLC Pekanbaru ini menjadi pelecut semangat bagi para anggota lainnya dan siswa-siswi SMAN 12 yang sudah memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.
M. Yunus menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab moral komunitas terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, komunitas bukan hanya tempat berkumpul atau hobi semata, melainkan wadah untuk menebar manfaat.
“Hari ini kami hadir bukan hanya untuk meramaikan milad sekolah, tapi untuk membuktikan bahwa PLC ada di tengah masyarakat. Donor darah adalah aksi nyata yang paling jujur dalam membantu sesama manusia tanpa memandang latar belakang,” tegas M. Yunus setelah menyelesaikan proses donornya.
Aksi donor darah ini berhasil mengumpulkan kantong kantong darah yang nantinya akan disalurkan bagi masyarakat melalui Panitia Milad SMAN 12 Pekanbaru Ke PMI Pakanbaru.. Bagi PLC, kegiatan ini merupakan salah satu dari sekian banyak agenda sosial yang terus dijalankan secara konsisten.
Seiring dengan bertambahnya usia SMAN 12 Pekanbaru, M. Yunus juga menitipkan harapan besar bagi komunitas yang dipimpinnya. Ia menginginkan agar Penari Lintas Community tidak pernah berhenti bergerak dalam jalur positif.
Terus menjadi garda terdepan dalam aksi sosial di Riau, khususnya Pekanbaru. Mempererat tali persaudaraan antar anggota agar selalu kompak dalam kebaikan.
Menjadi contoh bagi komunitas lain bahwa hobi harus berjalan selaras dengan kepedulian sosial.
“Harapan saya, semoga PLC terus dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Kita ingin nama Penari Lintas Community selalu diingat karena kebaikannya, bukan hanya karena keberadaannya di jalanan,” tambah M. Yunus menutup pembicaraan.
Acara milad yang meriah tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan SMAN 12 Pekanbaru dan keberlangsungan aksi-aksi positif dari PLC. Perpaduan antara perayaan institusi pendidikan, peringatan hari besar nasional (Hari Kartini), dan aksi donor darah ini menciptakan harmoni yang indah di tengah Kota Bertuah.
Selamat Milad ke-20 SMAN 12 Pekanbaru, dan salut untuk Penari Lintas Community atas dedikasinya. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut di masa-masa yang akan datang.
Author: Humas PLC
Lokasi: Pekanbaru, Riau
