Humas Penari Lintas Community (PLC): SIBOLGA (18/12/2025) – Semangat kebersamaan kembali membumbung tinggi dari keluarga besar Penari Lintas Community (PLC) Pekanbaru untuk misi kemanusiaan, peduli bencana alam Sumatera. Setelah sebelumnya sukses menuntaskan misi di Sumatera Barat, kini PLC Pekanbaru kembali mengambil peran lanjutkan rute kedua penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di kawasan Sibolga, Sumatera Utara.
Perjalanan ini bukan sekadar tentang kilometer yang ditempuh, melainkan tentang amanah besar yang dipikul di atas pundak para anggota komunitas demi meringankan beban saudara kita yang terdampak bencana.
Penyatuan Kekuatan kali ini 5 Region PLC bergerak bersama ke Sibolga.
Misi “PLC Peduli Bencana Sumatera” rute kedua ini menjadi simbol kekompakan yang luar biasa. PLC Pekanbaru menyatu dengan lima kekuatan region PLC sekaligus. Di bawah semangat kebersamaan, rombongan PLC Pekanbaru berangkat pada Selasa malam (16/12/2025) menuju titik kumpul di Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Di sana, mereka bertemu dengan rekan-rekan dari PLC Suram, PLC Kabun, PLC Bangkinang, dan PLC Ujung Batu (Rohul) Sebanyak 7 unit kendaraan disiapkan, di mana unit utama berupa satu truk Colt Diesel penuh muatan logistik dikawal ketat oleh mobil-mobil pribadi anggota. Iring-iringan ini berangkat menembus kegelapan malam dengan satu tujuan pasti: Sibolga.




Catatan Perjalanan Om Rama Juliansyah sebagai sumber penulis melalui chat intensif Wa dari perwakilan PLC Pekanbaru, Om Rama Juliansyah, mengungkap betapa beratnya medan yang harus dihadapi. Sebagai saksi hidup di lapangan, Om Rama menceritakan bahwa perjalanan menuju Sibolga kali ini penuh dengan tantangan fisik dan mental.
“Kami berangkat di tengah posisi musim penghujan yang ekstrem. Liku-liku jalan menuju Sibolga yang biasanya sudah menantang, kini menjadi berkali-kali lipat lebih berbahaya karena licin dan potensi longsor. Kewaspadaan kami benar-benar diuji,” kenang Om Rama.
Bahkan, rombongan sempat tertahan oleh genangan banjir dan jalan berlumpur di beberapa titik jalan. Namun, berkat ketangguhan dan koordinasi yang solid antar-unit, rintangan alam tersebut berhasil dilewati. “Alhamdulillah, meski harus berjibaku dengan banjir dan jalanan yang berat, seluruh kawan-kawan selamat sampai ke lokasi penyerahan,” tambahnya.
Setibanya di lokasi, tim PLC Pekanbaru beserta rombongan gabungan tidak membuang waktu. Dengan dipandu oleh tokoh masyarakat setempat, Anita Wahyuni, Dedek Diansyah Zega, Dwi Rasari , wak Jon, Agus pianto, langsung menyisir pemukiman warga yang terdampak. Strategi penyaluran dilakukan secara estafet atau mobile agar bantuan bergilir tiap titik terdampak bencana.
- Tukka. Kabupaten Tapanuli tengah
- Hutanabolon kabupaten Tapanuli tengah kecamatan Tukka
- aek Parombunan Gg walet Lk 6 kabupaten Tapanuli selatan
- Aek parombunan SMP 5 Lk 6 (Tapsel)
- TPA (Tapsel)
- aek parombunan L8 (Tapsel)
- Jl beo Lk 3 (Tapsel)
- Pandan
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan primer yang sangat mendesak, seperti Minyak makan -Beras -Indomie-Gula -Teh- Sarden-Biscuit -sabun cuci-Pepsodent -Sabun mandi -Odol gigi dan pakaian layak pakai.
Wajah-wajah haru warga saat menerima bantuan langsung dari tangan anggota PLC menjadi penawar lelah bagi rombongan yang telah menempuh waktu cukup lama sampai di lokasi tersebut.
Keberhasilan aksi ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Harian PLC, Albert Alexander Kapoyos, yang akrab disapa Om Awe. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya transparansi dan dedikasi dalam menjalankan amanah masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh region, terutama rekan-rekan yang turun langsung, yang telah menunaikan amanah dari para donatur yang ikut berdonasi saat penggalangan dana beberapa hari lalu. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada masyarakat luas yang telah mempercayakan penyaluran bantuan ini melalui PLC,” ujar Om Awe.
Beliau berharap aksi nyata ini dapat memberikan dampak positif bagi para korban. “Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Sibolga,” tutupnya.
Saat konfirmasi langsung kepada salah satu pengurus PLC Pekanbaru oleh penulis meminta tanggapan dan saran sunguh salah satu pengurus atas misi tersebut,
” pesan kami dari PLC Pekanbaru semoga saja apa yg kita berikan ini menjadi berkah dan ladang amal bagi kita bersama dan kami mewakili rekan pengurus dan member PLC di Pekanbaru berharap semoga PLC kedepannya selalu memberikan warna yg baru dan PLC bermanfaat bagi masyarakat” pesan om jodi Tanjung.
Hingga berita ini diturunkan pada Kamis, 18 Desember 2025, suasana di lokasi bencana masih menunjukkan sisa-sisa kerusakan. Berdasarkan pantauan Humas PLC, sebagian rekan dari region lain sudah mulai bergerak kembali ke daerah masing-masing.
Namun, semangat militansi ditunjukkan oleh PLC Pekanbaru. Hingga saat ini, rombongan Om Rama masih bertahan di area lokasi terdampak. Mereka memilih untuk tetap berada di lapangan guna memastikan seluruh bantuan telah tersalurkan secara maksimal dan tidak ada warga yang terlewatkan.
Perjuangan PLC Pekanbaru dalam misi ke Sibolga ini menjadi bukti nyata bahwa komunitas ini bukan hanya tempat berkumpulnya pecinta otomotif, melainkan sebuah organisasi yang memiliki hati dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.
Author : Asrizal*
Sumber lapangan: Rama Juliansyah
Lokasi: Sibolga – Sumatera Utara

allhamdulillah