Humas Penari Lintas Community (PLC) 3/11/2025 : – Semangat persaudaraan (brotherhood) dan nilai kemanusiaan di dalam tubuh Penari Lintas Community (PLC) kian menyala terang. Tidak lagi sekadar komunitas pecinta otomotif yang identik dengan aspal dan mesin, PLC kini bertransformasi menjadi garda terdepan kemanusiaan. Memasuki hari ketiga pasca seruan aksi sosial digalakkan melalui Forum Komunikasi PLC se-Indonesia, gerakan penggalangan dana bertajuk “Pray For Sumatera” telah memicu gelombang solidaritas yang masif.
Setelah diawali oleh pergerakan inisiatif dari beberapa region awal, hari ini, gelombang bantuan semakin membesar. PLC Region Pekanbaru, PLC Region Duri, PLC Region Bangkinang, PLC Region Bungaraya, serta PLC Region Pelalawan secara serentak turun ke jalan dan membuka posko donasi. Mereka menyatukan langkah untuk satu tujuan mulia: meringankan duka saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Sumatera. Dari Tiga Menjadi Gerakan Bersama. Gerakan ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan tumbuh dari benih kepedulian yang ditanam oleh para pionir.
Pada hari-hari awal pasca bencana melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, aksi kepedulian dipelopori oleh tiga region tangguh: PLC Solok Selatan, PLC Batusangkar, dan PLC Perawang. Ketiga region ini menjadi pemantik api semangat bagi region lainnya. Kecepatan respons mereka dalam menggalang dana dan bantuan logistik menjadi bukti nyata bahwa PLC bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan sebuah keluarga besar yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap duka saudaranya.
Bergabungnya region-region lainnya seperti Pekanbaru, Duri, Bangkinang, Bungaraya, Agam Timur, Bukittinggi dan Pelalawan pada hari ketiga ini membuktikan bahwa api semangat itu telah menjalar, mengubah inisiatif lokal menjadi sebuah gerakan nasional yang solid. Bencana kali ini bukanlah bencana skala kecil. Aksi “Pray For Sumatera” menargetkan bantuan untuk wilayah yang cakupannya sangat luas, meliputi provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Skala kerusakan infrastruktur dan banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal serta mata pencaharian menuntut respons yang luar biasa dari kita semua.
Oleh karena itu, partisipasi dari lebih banyak region sangat dinantikan. Gerakan serentak hari ini diharapkan menjadi trigger dan motivasi kuat bagi region-region lain yang saat ini mungkin masih dalam posisi wait and see.
“Semakin banyak region yang bergerak, semakin besar dana yang terkumpul, dan semakin luas pula jangkauan tangan PLC untuk meringankan beban para korban.”







Di tengah hiruk-pikuk penggalangan dana di berbagai daerah, situasi di lapangan juga menuntut perhatian ekstra. Ketua Harian PLC, Albert Alexander Kapoyos (yang akrab disapa Om Awe), saat ini memberikan contoh kepemimpinan yang nyata.
Mengingat Kota Padang—domisili Om Awe—juga menjadi salah satu wilayah yang terdampak bencana, beliau tidak hanya duduk di balik meja. Om Awe turun langsung melaksanakan giat tanggap bencana di lokasi (ground zero). Hal ini berdampak pada komunikasi beliau yang mungkin sedikit melambat (slow response).
“Kondisi saat ini membuat respons komunikasi Om Awe sedikit melambat karena beliau sedang berjibaku langsung di lapangan. Namun, hal ini justru membuktikan totalitas kepemimpinan beliau yang tidak hanya memerintah, tapi juga berbuat,” ujar salah satu anggota senior PLC.
Untuk memastikan roda komunikasi dan informasi atas aksi dan tetap berjalan lancar, simpul informasi dan publikasi giat saat ini oleh Humas PLC Pusat, Om Asrizal. Beliau secara intens memonitor pergerakan setiap region, memantau perkembangan donasi, serta memberikan dukungan komunikasi kepada setiap region memastikan bahwa giat “PLC Peduli Bencana 2025: Pray For Sumatera” berjalan terarah dan transparan.
Tidak Hanya Uang Dari informasi giat yang dikabarkan oleh region-region yang sedang bergerak, bentuk solidaritas PLC tidak terbatas pada uang tunai. Memahami kebutuhan mendesak para korban di pengungsian, region-region tersebut juga membuka donasi dalam bentuk barang.
Masyarakat umum dan anggota PLC dapat menyalurkan bantuan berupa:
- Sembako (Beras, mie instan, minyak goreng, dll).
- Pakaian layak pakai (Dewasa dan anak-anak).
- Selimut dan perlengkapan tidur.
- Obat-obatan ringan dan kebutuhan bayi.
Bantuan tersebut dikumpulkan melalui posko atau sekretariat PLC di masing-masing region untuk kemudian didistribusikan secara terpadu.
Kontak Donasi Region yang Bergerak
Bagi masyarakat luas maupun anggota komunitas otomotif lainnya yang ingin turut serta berdonasi, dapat menghubungi kontak Ketua Region yang sedang melaksanakan giat aktif sampai hari ketiga ini: - PLC Solok Selatan
- PLC Batusangkar
- PLC Perawang
- PLC Duri
- PLC Bangkinang
- PLC Pekanbaru
- PLC Bungaraya
- PLC Pelalawan
(Silakan hubungi PLC di Daerah yang sedang melaksanakan giat saat bertemu di jalan).
Semangat yang mendasari gerakan ini sangat sederhana namun mendalam. Seperti ucapan yang terlontar dari para peserta aksi giat sosial ini di sela-sela penggalangan dana di jalanan:
“Banyak atau sedikit, PLC tetap terus mensupport kawan-kawan di daerah.”
Kalimat ini adalah inti dari persaudaraan kita. Mari kita rapatkan barisan. Bencana ini adalah panggilan bagi nurani kita bersama. Untuk region-region PLC lain yang belum bergerak, inilah saatnya ambil bagian. Hilangkan keraguan, karena setiap detik sangat berharga bagi mereka yang sedang menderita.
Doa kita adalah kekuatan batin mereka, dan donasi kita adalah harapan baru bagi kelangsungan hidup saudara-saudara kita di Aceh, Sumbar, dan Sumut. Bergeraklah hari ini, karena kita adalah Penari Lintas Community: Satu Hati, Satu Rasa, Satu Keluarga, Bebas Beretika, No Baper, No Sara.
Author : Asrizal*
